Smancis Hebat #99

Sebuah story WhatsApp di pagi hari menampilkan flayer Happy Anniversary 15th Smancis. Di bawahnya tertulis sebuah harapan “Semakin Hebat Semakin Jaya”. Tentu ini adalah harapan bersama bagi seluruh civitas SMAN 1 Cisarua Bogor untuk almamater yang lebih baik.

Tidak terasa, ternyata waktu terus bergulir. Kini SMAN 1 Cisarua Bogor menginjak usianya yang ke- 15. Tiga tahun mengukir kisah dan cita di almamater ini. Banyak ilmu, pengalaman, dan kejadian yang menjadi bekal untuk masa depan. Tentu di balik itu terdapat hikmah yang saya maknai dan menjadi bahan evaluasi diri seorang MHT.

Selama 3 tahun saya dididik, dibina, dan ditempa untuk menjadi seorang diri. Ada seorang guru berkata pada saya, “Ni, di sini belum seberapa. Baru 0,00000000000001 persen. Kalau saat kuliah nanti bakal lebih dari ini. Apalagi saat memasuki dunia kerja, akan sangat lebih dari ini.”

Saya selalu ingat pesan-pesan guru. Saya yakin di balik ucapannya ada makna pendidikan pada muridnya. Alhamdulillah, di almamter ini saya merasakan lingkungan yang kondusif untuk bertumbuh dan berkembang. Mungkin jika saya sekolah di almamater lain tidak akan mendapatkan hal-hal yang saya dapatkan di SMAN 1 Cisarua.

Ada seorang guru lain menyampaikan saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bahwa hidup itu harus kita nikmati, hadapi, dan hayati. Menurut saya, tiga kata singkat ini bukan hanya sebatas kata yang indah pada diksi, tapi kata-kata yang memiliki makna dalam. Khususnya dalam menjalani hidup ini.

Di almamater ini saya mencoba banyak hal. Mulai dari organisasi hingga ekstrakurikuler. Percobaan dimulai ketika tingkat 1 saat saya bersama teman kelas lainnya merintis marawis El-Mubarok. Dalam waktu singkat alhamdulillah bisa meraih prestasi, juara 3 kategori umum yang berhadapan dengan marawis profesional. Tentu ini adalah prestasi yang luar biasa bagi kami.

Percobaan tidak berhenti di situ. Saya mulai implementasikan di organisasi/ ekstrakurikuler lainnya. Walau responnya tidak sama rata. Ada yang menerima, ada pula yang menolak. Bagi saya, no problem. Penolakan bukan menjadi keputusan untuk berhenti mencoba.

Sekarang saya sudah melewati masa-masa itu. Terima kasih saya ucapkan kepada guru-guru dan seluruh civitas SMAN 1 Cisarua yang telah menjadi bagian dalam mengukir karya dan prestasi. Seorang MHT yang awalnya tidak tahu, alhamdulillah di almamater ini menjadi tahu atas izin-Nya.

Sebagai alumni saya berharap SMAN 1 Cisarua bisa terus melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa, entrepreneur sukses, maupun lainnya yang jujur, amanah, tanggung jawab, dan memiliki karakter. Saya yakin bahwa setiap orang memiliki jalan hidupnya berbeda. Semoga sukses selalu untuk kita semua. Aamiin.

Salam hangat dari angkatan 11, Alaska.

Bogor, 4 April 2021

MHT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Time limit exceeded. Please complete the captcha once again.

You might also like