5 Tahun Berkecimpung di Blog, Inilah Perjalanan MHT Menjadi Blogger

Dokumentasi pribadi. (Foto: Fajrin Pratama)

emhate.com –  Setiap blogger (penulis blog) memiliki ceritanya masing-masing. Ada yang diawali dengan kegembiraan, ada pula yang harus rela berkorban demi bisa menulis di blog. 

Perjalanan saya menjadi blogger memang belum lama, tapi bukan waktu singkat untuk bisa mencapai titik ini. Jika kilas balik ke belakang, ternyata sudah banyak yang saya korbankan agar bisa menjadi blogger. Mulai dari waktu hingga uang. 

Bagi saya semua itu adalah sebuah investasi. Bukan sekadar pengorbanan belaka. Buktinya apa yang saya keluarkan bisa membuat saya sampai titik ini. Meskipun mimpi menjadi seorang “Blogger Sukses dan Inspiratif” belum terwujud, tapi atas izin-Nya agar terwujud.

Awal Menjadi Blogger

Ilustrasi. (Pixabay.com)

Sebelum masuk menjadi blogger, saya ingin berbagi sedikit awal mula “tercemplung” dalam dunia tulis menulis. Sejak SD memang suka dengan menulis. 

Dulu setiap liburan semester pasti ada tugas menulis karangan, menceritakan liburan semester. Tentu tugas tersebut harus ditulis tangan, meski tulisan tangan saya dikenal kurang rapi hingga saat ini, hehe. 

Memasuki SMP. Cara pandang saya mulai terbuka. Saya memiliki banyak teman, mengikuti organisasi, sampai menemukan seorang mentor. 

Tahun 2015 saya dipertemukan dengan Kang Karvin Fadila (sekarang selain menjadi public speaker, juga CEO di salah satu perusahaan). Inspirasi menulis kembali muncul setelah Allah pertemukan dengannya. Ditambah lagi setelah saya menonton film yang menceritakan tentang kisah hidup penulis, seperti Negeri 5 Menara dan tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.

Sejak itu saya membuat tulisan-tulisan singkat tentang motivasi. Kemudian saya buat grup bernama “Motivasiku I Have A Dream”. Awalnya di Blackberry Messenger (BBM), kemudian beralih ke Facebook. Jumlah anggotanya cukup banyak. 

Saya rutin membuat tulisan motivasi di grup tersebut. Kadang berdiskusi soal kehidupan. Alhamdulillah grupnya sangat aktif. 

Mulai Menggeluti Blog

Ilustrasi menjadi blogger. (Pixabay.com)

Pada tahun 2016 saya meranjak ke pendidikan yang lebih tinggi, yakni SMA. Tahun itu menjadi titik awal menggeluti dunia blog. 

Saya membuat blog di Blogger buatan Google dengan tampilan bawaannya, masih sederhana. Domainnya pun masih dengan blogspot. Saya lupa domainnya apa, sebab banyak sekali saat itu yang saya buat. Seperti biasa, saya suka trial and error dulu. 

Tapi saya ingat. Nama blognya adalah Motivasiku I Have A Dream. Kemudian Sharing Is Beautiful. Blog tersebut isinya tentang motivasi semua. 

Pencarian Jati Diri Seorang Blogger

Ilustrasi. (Pixabay.com)
Kemudian saya coba menulis dengan topik di luar motivasi. Pada tahun 2017-2018 adalah masa-masa pencarian jati diri sebagai blogger. 

Saya masih trial and error. Akhirnya saya menemukan ide, yaitu membuat tulisan di setiap hari-hari besar nasional. 

Saya ingat betul. Tulisan tentang Hari Guru Nasional pada 25 November 2018 memecahkan rekor pembaca harian blog saya. Jumlah pembaca mencapai lebih dari 100. Ini adalah pencapaian prestasi awal menjadi blogger. 

Memang tulisan tentang Hari Guru Nasional itu saya bagikan di berbagai media sosial. Saya juga membagikan ke salah satu guru yang bekerja di dinas pendidikan provinsi. Alhamdulillah perjuangannya tidak sia-sia. 

Sejak saat itu, saya rutin membuat tulisan hari-hari besar, ditulis tepat pada momennya. 

Mengenal Domain 

Ilustrasi. (Pixabay.com)

Tahun 2019 setelah menjadi mahasiswa barulah memahami lebih dalam tentang blog. Saya membaca berbagai literatur di internet maupun perpustakaan. 

Akhirnya membuat blog baru lagi yang fresh. Saya buat blog dengan nama sendiri yang kemudian domainnya di custom menjadi muhamadhusnitamami.com.

Konten di blog itu masih sama dengan sebelumnya, seputar motivasi dan momen hari besar. Bedanya, saya lebih intens untuk membagikan ke media sosial. Saya kirim ke grup-grup hingga personal chat WhatsApp yang ada di kontak saya. 

Saya tak peduli mau dibaca atau tidak. Saya tetap bagikan tulisan tersebut. Alhamdulillah, ada yang merespon, meski tidak semua. 

Mengenal Adsense

Ternyata saya baru tahu jika blog bisa mendapatkan penghasilan lewat iklan. Sejak itu saya semakin termotivasi untuk terus menulis di blog. 

Target saya adalah minimal satu  hari ada postingan. Saya selalu menyempatkan untuk menulis, meski harus membagi waktu dengan kuliah dan organisasi. 

Setelah proses yang panjang, akhirnya blog muhamadhusnitamami.com diterima Adsense. Sejak itu, iklan mulai bermunculan. Tentunya semakin semangat lagi dong nulis blog. 

Namun, iklan Adsense di blog saya tidak lama. Tiba-tiba pihak Google memblokir akun Adsense saya. Itu karena saya klik iklan sendiri. Cukup banyak dan sering. 

Lalu, saya coba ganti akun. Kemudian diterima lagi. Tiba-tiba diblokir lagi. Dugaan saya yang kedua adalah kurangnya pengunjung organik, lebih banyak yang mengunjunginya adalah pembuat kontennya, saya maksudnya hehe.

Ya sudahlah, saya mau tidak mau harus menerima. Kendati diblokir Adsense-nya, saya tetap menulis di blog. 

Mengenal Template

Rasa bosan terhadap suatu hal itu manusiawi, termasuk saya yang bosan dengan tampilan blognya. Saya mencoba mencari di Google, akhirnya menemukan template untuk blogspot. Ada yang bayar, ada yang gratis. 

Saya juga menemukan toko penjual template blog premium. Sejak itulah saya baru tahu bahwa ternyata menulis di platform Blogger produk Google tampilannya tak kalah keren dari platform lainnya. 

Pindah CMS

Ilustrasi. (Pixabay.com)

Di samping menulis blog, saya juga meningkatkan skill tentang web. Salah satunya belajar tentang Control Management System (CMS) WordPress. Bedanya, di CMS ini selain domain  juga harus saya beli hosting sebagai tempat penyimpanan webnya. 

Pindahlah menulis di WordPress tentu saja mengeluarkan uang yang cukup banyak, tapi saya anggap sebagai investasi. 

Nama domainnya adalah ibarat.id. Sejak itu, saya semakin semangat lagi nulis blog. Di ibarat.id saya buat kanal khusus namanya Catatan MHT. 

Selang beberapa bulan, akhirnya blog ibarat.id berhasil mendapatkan Adsense. Namun, tidak lama kemudian kena blokir lagi. 

Memang awalnya orientasi menulis blog saya adalah pada penghasilan. Ketika Adsense diblokir, semangat menulis hilang (harusnya tidak demikian). 

Bangun emhate.com

Namun, paradigma itu saya rubah setelah membuat emhate.com pada tahun 2021 yang kini kembali ke Blogger produk Google. Saya terus menulis, mengisi konten. Orientasinya tidak terlalu pada Adsense, tapi jika waktunya sudah pas saya akan daftarkan juga pada Adsense. 

Saat ini konten di emhate.com berfokus pada edukasi, teknologi, dan gaya hidup. Meski tulisannya belum rapi dan sesuai dengan Penggunaan Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), tapi saya terus belajr agar bisa menghasilkan tulisan yang berkualitas. 

Selama 5 tahun menggeluti dunia blog, ada banyak hal yang saya pelajari dan maknai.  Menulis di blog mengajarkan saya untuk sabar, produktif, hingga terus berpikir.

Bagi saya blog sebagai media pembelajaran. Media untuk trial and error. Harapan saya tentu saja besar, semoga blog ini bisa berkembang dan terus maju. Pembacanya mendapatkan banyak manfaat dari blog ini dan penulisnya menjadi “Blogger Sukses dan Inspiratif”.

Bogor, 13 Desember 2021

MHT

***

Sekadar informasi, tulisan ini diikutsertakan pada lomba Kontes Blog Super Bercerita yang diselenggarakan oleh Aplikasi Super.

Sekilas Aplikasi Super

Aplikasi Super adalah aplikasi kulakan berbagai jenis barang kebutuhan pokok yang mudah dan murah. Aplikasi ini sudah terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai penyelenggara sistem elektronik. Aplikasi Super memiliki misi meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Satu komentar tentang “5 Tahun Berkecimpung di Blog, Inilah Perjalanan MHT Menjadi Blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Time limit exceeded. Please complete the captcha once again.

You might also like